16 Pelatih Panjat Tebing Sulteng Ikut Pelatihan Level 1 Nasional, Dalam Rangka Persiapan Menuju Prakualifikasi PON 2024

FOTO//Usai pelaksanaan kegiatan, peserta pelatihan kursus pelatih berfose bersama di aula kantor koni sulteng .
Bagikan Artikel Ini.....

PALU,WARTAINFO.ID – Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Seluruh Indonesia (FPTI) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyelenggarakan kursus pelatih panjat tebing  level 1 Tingkat Nasional di Palu, Sabtu-Minggu (23/20).

Pelatihan ini diikuti 16 pelatih dari peserta di Sulteng maupun luar provinsi.

Ketua Umum FPTI Sulteng H Nanang mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelatih panjat tebing Sulteng dalam rangka persiapan menuju Prakualifikasi PON 2024.

“Harapan dari Pengprov FPTI Sulteng, PON 2024 nanti, FPTI Sulteng bisa meloloskan lebih dari 1 orang,” kata H Nanang.

Hal yang sama dikatakan Sekretaris Umum KONI Sulteng Husin Alwi ST AIFO yang membuka kursus pelatih.

Menurut Husin Alwi, salah satu pilar menuju prestasi olahraga yaitu peningkatan kualitas pelatih. “Sebagaimana disampaikan Ketua Umum KONI Sulteng M Nizar Rahmatu empat pilar olahraga yaitu sumber daya manusia, dana, penataan organisasi dan sarana prasarana. Pelatihan pelatih adalah wujud dari peningkatan sumber daya manusia,” ujar Husin Alwi.

Husin mengatakan, Gubernur menargetkan PON 2024 Provinsi Sulteng bisa mendapatkan 15 medali emas. Olehnya target itu bisa digarap oleh Pengprov setiap cabang olahraga dengan menjabarkan program kerja menuju Sulteng Emas 2024. “Melalui pelatihan pelatih ini diharapkan mampu melahirkan pelatih nasional yang bisa menjadi pemicu munculnya atlet-atlet berbakat yang mampu membawa Sulteng menuju puncak prestasi pada PON 2024,” kata Husin.

Kursus pelatih ini menghadirkan pemateri dari Pengurus Pusat FPTI yang langsung dihadiri Kepala Biro Pelatih PP FPTI Triyanto Budi Santoso, serta Judistiro mantan pelatih Pelatnas Asian Games 2018 yang kini sebagai kepala pelatih panjat tebing Sulteng.

Adapun 16 peserta berasal dari Donggala 1 orang, Sigi 2 orang, Parigi 2 orang, Morowali 1 orang, Morut 1 orang, Luwuk 1 orang, dan peserta utusan provinsi 4 orang, namun gugur 1 orang.


Bagikan Artikel Ini.....

Pos terkait