Akui SK Berakhir, Sekjen PB Alkhairaat: Kita Menuggu Perpanjangan dari Ketua Utama

Bagikan Artikel Ini.....

PALU, WARTAINFO.ID – Sekertaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Ridwan Yalidjama mengakui bahwa Surat Keputusan (SK) perpanjangan kepengurusan telah berakhir.

Hal itu ia sampaikan saat dihubungi melalui kontak aplikasi WatsApp, Selasa (12/7/2022).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan berakhirnya masa khidmat Ketua Umum dan PB Alkhairaat tidak mengurangi keabsahan kegiatan – kegiatan yang dilangsungkan oleh PB Alkhairaat.

Saat ini, pihak PB Alkhairaat sedang menunggu perpanjangan SK kepengurusan dari Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi bin Saggaf Aljufri.

“Kita menunggu perpanjangan SK dari Ketua Utama Alkhairaat sebagai suatu keabsahan dari sebuah perhimpunan,” katanya.

Yang jelas, lanjut Sekjen Ridwan, pelayanan publik dari PB Alkhairaat tetap berjalan sebagai mana biasa dalam sebuah lembaga.

Sebelumnya, tokoh muda Alkhairaat, Habib Sadig Alhabsyie menyoroti soal berakhirnya masa khidmat Ketua Umum dan PB Alkhairaar sesuai dengan perpanjang SK 2021 – 2022 yang telah berakhir pada 30 Juni lalu.

Di mana Habib Sadig menilai bahwa segala bentuk kegiatan yang digelar oleh PB Alkhairaat tidak sah secara secara organisasi. Sebab belum ada perpanjangan SK dari Ketua Utama Alkhairaat.

Ia menegaskan, saat ini Habib Ali bukan lagi Ketua Umum PB Alkhairaat berdasarkan SK yang dikeluarkan oleh Ketua Utama sebelumnya. Oleh sebab itu, semua kegiatan yang dilaksanakan secara aturan organisasi tidak sah.

“Kegiatan yang beliau laksanakan ketika membawahi nama PB Alkhairaat sudah tidak sah lagi,” tegas Sadig.

Kegiatan yang dimaksud termasuk pelantikan beberapa Komisariat Wilayah (Komwil) dan beberapa Komisariat Daerah (Komda) yang ada.

Surat undangan pelantikan tersebut telah beredar dengan jadwal pelaksanaan, Selasa 12 Juli 2022 di Bukit Asyabul Khairaat Jalan Pue Njidi Kelurahan Kabonena Kota Palu.

“Yang jelas pelantikan yang akan dilaksanakan tidak sah. Pengurus PB yang akan melantik sudah demisioner, sebab belum ada perpanjangan dari Ketua Utama,” tandasnya.

Habib Sadig khawatir, pelantikan Komwil – Komwil dan beberapa Komda hingga modus. Ia menduga ada upaya atau agenda terselubung yang terstruktur, sistematik, dan masif jelang Muktamar ke – XI Alkhairaat.

Mestinya, Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali dan Sekjen Ridwan Yalidjama menyurat ke Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi untuk memohon perpanjangan SK kepengurusan. Pasalnya semua kepengurusan PB Alkhairaat dinyatakan telah berakhir masa khidmatnya 30 Juni 2022. BOB


Bagikan Artikel Ini.....

Pos terkait