Donggala Protes Banggai Mainkan Pemain Bukan ASN

Kiper Mohammad Assad, yang diduga bukan pegawai negeri sipil oleh official ASN Donggala tampil membela ASN Banggai saat menghadapi ASN Donggala, Selasa (24/5/2022). FOTO:ISSRIN ASSAGAF/MS
Bagikan Artikel Ini.....

PALU,wartainfo.id –  Kekalahan tim ASN Kabupaten Donggala di laga terakhir menghadapi ASN Kabupaten Banggai dalam lanjutan turnamen ASN Sulteng 2022 berbuntut protes. Diketahui, official ASN Donggala sudah melayangkan surat protes kepada panitia turnamen yang mensinyalir  tim ASN Banggai memainkan pemain tidak sah pada laga Senin (24/5/2022) lalu.

Sekaitan hal itu, Match Commisioner ASN Sulteng 2022, Rahman Pontoh, membenarkan kalau tim ASN Donggala sudah memasukkan surat protes dan pihaknya akan melakukan proses sesuai statuta.

Bacaan Lainnya

“Benar, sudah masuk (surat protes). Dan kita akan pelajari dulu, sesuai bukti-bukti yang mereka protes. Dan kalau ternyata nanti tuduhan itu benar, maka kami akan diskualifikasi, bukan oknum pemainnya, tapi tim ASN Banggainya juga yang didiskualifukasi sesuai statuta,” ujar Rahman Pontoh, Rabu (25/5/2022).

Baca juga : Nizar Rahmatu Serahkan Rumah Kepada Rio Rizky Peraih Medali Emas Sea Games

Sementara itu, manajer tim ASN Kabupaten Donggala, Fahry menyebut mereka mensinyalir ada tiga pemain ASN Banggai yang bukan pegawai negeri sipil .

“Ada tiga orang sebenarnya yang kita duga bukan ASN di tim Banggai, tapi sasaran dugaan kita ini lebih tertuju pada kiper yang menurut data yang pemain-pemain kami  dapatkan belum diangkat (jadi ASN). Pada Pasal 6 dan Pasal 11 Ayat 1 itu bahwa pemain itu harus ASN dan kalau bukan ASN akan didiskualifikasi,” terang Fahry saat dikonfirmasi via ponsel, Rabu (25/5/2022).

Baca juga : Nizar Rahmatu : Cabang Olahraga Basket Salah Satu Cabor Yang Aktif Di Sulteng

“Sebenarnya kami juga sudah menerima kekalahan pada pertandingan itu dan kami kalah karena dewi fortuna tak barada pada kami . Tapi kekalahan kami ini harus dong diberikan kejelasan. Jangan kami kalah konyol bahwa kita dikibulin,” lanjut Fahry.

Fahry berharap turnamen Sepakbola antar pegawai pemerintahan di lingkup provinsi Sulawesi Tengah tidak disusupi oleh ambisiusme oleh orang-orang tak bertanggung jawab. “Jangan liga ASN ini dicatatai oleh orang-orang yang punya ambisius, dan ini sangat bahaya,” katanya.

Baca juga : Silaturrahmi Pengurus Koni Sulteng Bersama Ketua Umum PB Alkhairaat Palu

“Kita akan lakukan klarifikasi dengan panitia dan kami dan tim Banggai dipertemukan dengan membawa data.  Kita coba protes agar Sepakbola kita mulai dari ASN, sesuai keinginan baik pak gubernur untuk bersilaturahmi dengan sesama ASN lewat Sepakbola, tapi, ada juga ternyata orang-orang bermain di level ini.

Kalau toh protes kami dikalahkan nanti, kami tidak masalah .Bahwa mungkin untuk menutupi jangan sampai marwah nama baik panitia  ternoda, kami tak masalah , kami terima kekalahan itu  .Tapi, saya harap untuk liga ASN tahun depan jangan sampai ada lagi kejadian seperti ini,” ujar Fahry.

Diketahui, laga antara ASN Donggala versus ASN Banggai dimenangkan ASN Banggai dengan skor 8-7 lewat adu sepakan pinalti. CLG

 


Bagikan Artikel Ini.....

Pos terkait