Dua ekspeditor Muslim Youth Journey Hari Ini Sudah Masuk Kota Palu

Dua ekspeditor Muslim Youth Journey asal Gorontalo menempuh perjalanan ke Tanah Suci, Mekkah menggunakan sepeda. Keduanya adalah Andy Harvin Thalib dan Chairul Ma’atini
Bagikan Artikel Ini.....

wartainfo.id – Perjalanan mulia menuju Tanah Suci, Mekkah oleh dua ekspeditor Muslim Youth Journey asal Gorontalo hari ini sudah berada dikota palu, 14 Juni 2021.

Kehadiran mereka menarik perhatian beberapa pengguna jalan dengan mengajak berfoto atau sekedar menyapa.

Bacaan Lainnya

Dua pemuda ini merupakan anggota remaja Masjid Darussalam Kelurahan Molosipat Kota Gorontalo yang berniat ingin menunaikan ibadah haji.

Perjalanan ini mereka namakan Ekspedisi Muslim Youth Journey berangkat pada Minggu 06 Juni 2021 yang lalu bertolak dari Kota Gorontalo menuju Mekkah Arab Saudi menggunakan sepeda dengan melintasi rute yang telah mereka tetapkan yakni beberapa pulau di Indonesia dan beberapa negara.

Perjalanan mulia menuju Tanah Suci, Mekkah oleh 2 ekspeditor Muslim Youth Journey asal Gorontalo rupanya banyak menuai cuitan

Kendati begitu, tak sedikit pula pujian hingga support datang dari berbagai kalangan atas tekad dua anggota MAPALA Benua, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo tersebut.

Menanggapi hal itu, salah seorang ekspeditor Muslim Youth Juorney, Andi Harvin mengaku hanya bisa bersabar. Ia bahkan balik menanggapi positif dengan mendoakan penyebar cuitan negatif agar mendapat hidayah dari Allah SWT dan dihindarkan dari segala keburukan.

Diakui Andi, sepanjang perjalanan mengayunkan sepedanya, sempat menerima cuitan dan asumsi negatif beberapa orang. Sebagai buktinya, Andi mengirim salah satu capture sebuah komentar dilontarkan pemilik akun sosial media bernama ‘Maman Abdullah’ di salah satu postingan netizen.

“Ini mo tunaikan ibadah haji atau perjalanan bisnis,” tulisnya dalam komentar.

Sontak kalimat itu menuai reaksi emosi dari para netizen lain. Hanya saja, begitu akun sosial media itu ditelusuri, rupanya menggunakan akun fake atau palsu.

Menanggapi komentar itu, Andi mengaku tak ingin meladeninya. Sebab, itu justru akan menambah beban pikiran dalam perjalanannya.

“Kalu mo ladenin, mo tambah-tambah urusan. Lagi pula, itu tak penting,” ujarnya dengan nada tenang.

Ia bersama rekan ekspeditor, Chairul Ma’atini hanya menitipkan doa dari seluruh masyarakat agar Allah SWT limpahkan kebaikan dan dihindarkan dari keburukan serta selalu dicurahkan kemudahan selama perjalanan ke Tanah Suci, Mekah hingga kembali ke tanah air.

“Niat perjalanan kami ini semata-mata atas ridho Allah SWT. Semoga Allah SWT selalu menemani perjalanan kami dan menjaga niat mulia ini sampai ke Tanah Suci, Mekkah dan sekembalinya di tanah air,”.


Bagikan Artikel Ini.....

Pos terkait