Dugaan Many Politic, Caleg P3 Dapil Empat di Lapor ke Bawaslu

Laporan
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Tolitoli menelusuri dugaan Calon Legislatif (Caleg) DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (P3) Tolitoli Daerah Pemilihan (Dapil) empat di duga melakukan poltik uang (Many Pokitic) di masa minggu tenang Pemilu 2024.

Tolitoli,Wartainfo.id  – Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Tolitoli menelusuri dugaan Calon Legislatif (Caleg) DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (P3) Tolitoli Daerah Pemilihan (Dapil) empat di duga melakukan poltik uang (Many Pokitic) di masa minggu tenang Pemilu 2024.

” Kami sudah terima laporannya, dan sementara di lakukan proses,” jawab Ketua Bawaslu Tolitoli, Fajar Sadiq saat di konfirmasi media ini melalui whatsApp (WA) kamis (22/2)

Menurutnya jika laporan many politic memenuhi unsur dan memiliki alat bukti yang kuat, maka masuk dalam kategori pidana, dan nantinya akan di tangani oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Bacaan Lainnya
BACA JUGA :  Ketua Panwaslu Riefky Fahyul, Lantik PKD Se-Kecamatan Tanantovea

” Masih di pelajari dulu laporann
ya, jika memiliki alat bukti yang kuat, otomatis Gakumdu yang akan lakukan penyelidikan,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Pelapor Tardin di konfirmasi media ini mengatakan, pihaknya sudah melaporkan ke Panwas Kecamatan Dondo dugaan politik uang yang di duga di lakukan oleh caleg P3 Dapil 4 atas nama Nasriwan, beserta dengan saksi saksi yang menerima dana dan alat bukti uang dua lembar pecahan Rp 50 ribu, lengkap dengan no seri uang.

“Iya, kami sudah laporkan dugaan politik uang sehari setelah pencoblosan yakni sejak 15 Pebruari 2024, dan setelah di laporkan, Panwas langsung turun interogasi kepada sejumlah saksi yang menerima dana, dan dari pengakuan saksi dana yang di terima dari caleg P3 Nasriwan,” kata Tardin.

BACA JUGA :  Ketua Panwaslu Riefky Fahyul, Lantik PKD Se-Kecamatan Tanantovea

Tardin menjelaskan dana yang di serahkan oleh Nasriwan kepada itu ber variasi, pertama di serahkan kepada Hawil sebesar Rp 1,6juta, sementara dana yang di terima oleh Kile sebesar Rp 1,1 juta berasal dari Pandi yang merupakan sepupu dari Caleg Nasriwan, bahkan Panwas kecamatan Dondo sudah melakukan interogasi kepada Hawil dan Kile, dan keduanya mengaku menenrima dana di saat minggu tenang.