Drama Final EURO 2021 Dengan Kemenangan Italy atas Inggris

Bagikan Artikel Ini.....

Wartainfo.id – Inggris gagal juara Euro 2021 di Stadion Wembley setelah dikalahkan Italia melalui adu penalti, Senin (12/7/2021).

Pertandingan Italia vs Inggris berakhir imbang 1-1 pada waktu normal pertandingan, namun hingga perpanjangan waktu, tak ada gol tambahan yang tercipta dan kemudian dilanjutkan ke adu penalti.

Bacaan Lainnya

Dua penendang Italia gagal menjalankan tugasnya, adalah Andrea Belotti dan Jorginho yang berhasil ditepis Pickford.

Sementara Inggris gagal dari 3 penendangnya, Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate menurunkan duo Manchester United, Marcus Rashford dan Jadon Sancho di penghujung tambahan waktu jelang penalti.

Namun, apakah strategi Gareth Southgate menurunkan keduanya hanya untuk menjadi eksekutor penalti Inggris saja?, dan itu hanya dia yang paham.

Marcus Rashford gagal melaksanakan tugasnya dengan baik, tendangannya terlalu melebar dan membentur sisi luar gawang Donnarumma.

Sementara tendangan Jadon Sancho dan Bukayo Saka yang menjadi eksekutor terakhir Inggris berhasil digagalkan Donnarumma.

Tekanan luar biasa jelas tertumpu pada Bukayo Saka, dia menjadi penentu saat jadi eksekutor terakhir.

Andai saja tendangannya berhasil, maka Inggris masih berpotensi juara.

Tapi apakah relevan dengan membebankan tanggung jawab besar kepada pemain berusia 19 tahun?

Apes bagi Saka, tapi dengan itu akan menjadi pengalaman berharga untuk terus maju di masa depan.

Bagi kapten Inggris, Harry Kane, tidak ada yang gagal dalam turnamen ini, kami berhasil bersama dan gagal bersama.

“Anda harus mengangkat kepada Anda tinggi-tinggi,” kata Kane usai pertandingan, dikutip dari UEFA.

“Ini adalah turnamen yang fantastis. Siapa pun bisa gagal mengeksekusi penalti,” tambah Kane.;

“Kami menang bersama, kami kalah bersama. Kami’ akan belajar dan tumbuh darinya. Anak-anak itu akan tumbuh darinya dan itu akan memberi kami lebih banyak motivasi untuk Piala Dunia tahun depan,” jelas kapten Tottenham itu.

nggris berpeluang menjadi kampiun untuk kali pertama dalam sejarah kejuaraan Piala Eropa atau Euro.

Bahkan meraih kesuksesan setelah 66 tahun puasa gelar turnamen besar. The Three Lions kali terakhir juara Piala Dunia pada 1966.

“Kami harus sangat bangga sebagai kelompok atas apa yang telah kami capai.

Kami semua adalah pemenang, dan ingin menang sehingga mungkin akan menyakitkan untuk sementara waktu.

“Ini akan menyakitkan untuk sisa karir kami, tapi itulah sepak bola. Kami telah berkembang dengan baik dari Rusia dan sekarang adalah tentang melanjutkan itu,” jelas Kane.


Bagikan Artikel Ini.....

Pos terkait