Kemudian akan ditutup dengan tercapainya titik keseimbangan equilibrium yakni, terbentuknya Provinsi Sulteng Tahun 1964 serta lepas dari bayang-bayang Provinsi Sulawesi Utara.
Manariknya lagi tambah Tenaga Ahli Gubernur Sulteng ini, dalam penulisan buku ini menggunakan pendekatan sejarah, lalu tidak hanya menampilkan atlet yang berjuang di gelanggang olahraga, namun secara sinkron dan diakronis menjelaskan situasi politik dan perkembangan olahraga Sulteng.

