Melalui Rakernas Pabersi, Sulteng Berkomitmen Menjadikan Angkat Berat Menjadi Olahraga Unggulan

FOTO// Kiri (Ketua Binpre s Pabersi Hadi Wihardja - Ketua Umum PB. Pabersi Anna Maria - Erizal Chaniago Ketua Bidang Penelitian & Pengembangan Koni Pusat - Sekjed Pabersi Roby Sujanto. DOK

PALU,WARTAINFO.ID – Rakernas Pabersi tahun 2022 yang dihadiri langsung oleh ketua umum PB Pabersi Anna Maria dan Erizal Chaniago Ketua Bidang Penelitian & Pengembangan Koni Pusat, Sekjed Pabersi Roby Sujanto, Ketua Binpres PB Pabersi Hadi Wihardja berlangsung dari 28 – 30 Oktober di Pringsewu Lampung.

Rakernas Pabersi yang dihadiri langsung Ketua Umum Pabersi Sulteng Armin Amirudin SH AIFO dan Sekretaris Umum Budiarjo Tone, berlangsung di Urban Style Hotel Lampung yang menitikberatkan pada 5 faktor pembahasan yaitu :

  1. Penetapan Peraturan Pertandingan Angkat Berat
  2. Penjelasan Pelaksanaan Babak Kualifikasi PON XXI 2024 Aceh – Sumut
  3. Informasi Kelas Pertandingan PON XXI 2024 Aceh – Sumut
  4. Penentuan Tuan Rumah Invitnas Angkat Berat Remaja & Junior (classic)
  5. Penentuan Tuan Rumah Babak Kualifikasi PON XXI 2024
BACA JUGA :  Upik,Berangkat Dari Keyakinan Bahwa Angkat Berat Sulteng Pasti Maju

Menurut Armin, pada Kejurnas Pabersi yang dirangkaikan dengan Rakernas, Pabersi Sulteng yang baru terbentuk belum mengikutkan atlet angkat berat karena belum siapnya atlet.

Bacaan Lainnya

“Insya Allah kedepan kami akan ikut, di tahun ini kami hanya mengikuti Rakernas guna konsolidasi kepengurusan. Setelah rakernas baru akan menyiapkan atlet untuk persiapan mengikuti Prakualifikasi PON tahun depan,” kata Armin.

Rakernas membahas peraturan pertandingan angkat berat PON, persiapan pelaksanaan babak kualifikasi PON, kelas pertandingan serta tuan rumah babak kualifikasi PON 2024.

BACA JUGA :  Pembukaan Pra Pon Angkat Berat Di Ikuti 22 Provinsi, Sulteng Siap Berkompetisi Merebut Tiket Pon XXI

“Salah satu yang kami rekomendasikan Pabersi Sulteng, tuan rumah babak kualifikasi PON di DKI Jakarta agar tidak terlalu jauh dari kami yang berada di timur Indonesia,ya walaupun Provinsi Riau yang sudah duluan meminta untuk menjadi tuan rumah” kata Armin.