MIRIS ! Sosialisasi UU Minim Dihadiri Cabor, Dispora Sulteng Ingin Ambil Alih Kewengan KONI

Sosialisasi
Foto:// Sosialisasi Lanjutan tentang UU Nomor 11 tahun 2022 yang diselenggarakan Dispora Sulteng

PALU,WARTAINFO.ID – Sosialisasi UU Keolahragaan No 11 Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga tidak banyak dihadiri pengurus cabang olahraga. Bahkan sosialisasi yang kedua kali dilaksanakan bulan ini pada Senin kemarin, tidak sampai diikuti 10 cabor anggota KONI di Sulteng.

Ketidakhadiran cabor notabene anggota KONI ini karena Dispora Sulteng hendak mengebiri KONI Sulteng. Anggaran Hibah KONI akan diambil alih Dispora. Padahal KONI dalam UU Keolahragaaan adalah wadah berhimpun cabor selaku komite olaharaga yang menaungi induk olahraga prestasi.

Dalam sosialisasi yang digelar di Hotel Best Western Palu, Kadispora Sulteng Irvan Aryanto terang terangan akan merubah mekanisme pencairan dana hibah KONI ke cabor. Mekanismenya tidak lagi melalui KONI Sulteng, akan tetapi dari Dispora langsung ke cabor. KONI perannya selaku verifikator.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA :  Gubernur Rusdy Mastura, Minta Pihak Swasta Menjadi Bapak Asuh Olahraga di Sulteng

“Tahun 2024 ini masih menggunakan mekanisme lama, hibah diberikan melalui KONI, Tahun 2025 nanti proposal cabor ke Dispora tapi setelah diverifikasi KONI,” kata Irvan saat wawancara usai sosialisasi.

Irvan beralasan perubahan mekanisme ini karena sejak 2021 ketika keluarnya Permendagri yang mengharuskan dana hibah KONI melalui Dispora, tidak lagi langsung dari BPKAD ke rekening KONI. Sejak itu, ditemukan Laporan Keuangan cabor tidak tertib administrasi.

“Ada review dari Inspektorat dan BPK yang menjadi catatan laporan keuangan,” kata Irvan.

Sementara itu Wakil Ketua Umum KONI Sulteng Helmy Umar yang juga Ketua Umum IMI Sulteng menanggapi Dispora keliru jika mengubah mekanisme penyaluran dana hibah. Menurutnya kelirunya administrasi bukan berarti korupsi.