Nizar Rahmatu Beri Motivasi Peserta Diklat Banser Kecamatan Mepanga

Wasekjend Ansor Pusat M.Nizar Rahmatu, berfose bersama peserta DIKLATSAR banser mepanga. FOTO : Ist.

Parimo,wartainfo.id – Wakil Sekjen Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pusat M Nizar Rahmatu berkesempatan silaturrahim, sekaligus memotivasi kepada puluhan peserta Diklatsar Banser di Ponpes Nahdlatul Tolabah Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong Sabtu 20 Maret 2022.

Nizar dihadapan peserta Diklatsar menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana karena telah berkenan mengundang dirinya.

” Saya ini sejak Jumat berada di Kecamatan Tinombo dalam rangka pembukaan Kejurnas Paragliding Troy Indonesia Air Force Cup 1 2022, sehingga saya bisa menyempatkan diri menghadiri undangan panitia,” katanya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA :  KONI Sulteng Soroti Tiket ke Papua Melambung Tinggi, Diharap ada Intervensi BUMN

Mantan Sekretaris Pengurus Wilayah GP Ansor Sulteng ini menegaskan bahwa organisasi Ansor merupakan Badan otonom Nahdatul Ulama (NU) dan Banser adalah Pasukan Inti Dari GP Ansor.

” Kader Ansor harus memiliki tanggung jawab utama membentengi diri dengan faham Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja). Ketika kita berkhidmat di Ansor Banser, maka kita akan dapatkan keberkahan,” tegasnya.

Baca juga :
Kadin Smart Solusi Para Pelaku UMKM

Nizar juga mengungkapkan kader Ansor Banser harus faham persoalan fundamental bangsa kita sekarang ini, Dan menjadi Garda terdepan dalam menangkal aksi terorisme, masih tingginya angka kemiskinan, korupsi yang masif terjadi dan maraknya penyalahgunaan narkoba utamanya dikalangan kaum muda.

Olehnya itu kader Ansor harus mampu memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, harus mampu membentengi diri dan masyarakat dari bahaya gerakan radikalisme, mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi dan bebas narkoba dan NKRI harga mati.

Baca juga :
Lima Atlet Petanque Lolos Seleksi Sulteng Emas 2024

” Tiga hal yang harus dipegang kader Banser yakni komitmen, konsisten dan karya. Serta empat faktor keberhasilan kader adalah, kaderisasi, pendampingan, pengembangan serta distribusi kader,” pungkasnya.