“Saya optimis dibawah rektor Prof Amar, bisa membangkitkan tinju Provinsi Seribu Megalit,” kata Nizar.
Melalui pelepasan BK PON ini, Nizar berpesan kepada para atlet untuk berjuang dan jangan lupakan rumus dalam bertanding yaitu melepas hormon endorfin atau hormon kebahagiaan.
“Bahagia di dalam hati ya, bukan bahagia di luar. Itu rumus bertanding supaya bisa all out, tidak boleh nervous,” ujar Nizar.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Sulteng yang juga pembina Pertina Sulteng Edison Ardiles mengatakan petinju Sulteng tercatat berkontribusi medali bagi Sulteng.
Petinju Putu Alit petinju pertama Sulteng meraih medali PON 1989 kelas 75 kg (perunggu) serta PON 2008 oleh Maryam petinju wanita pertama yang berhasil meraih medali PON. Selanjutnya PON 2016, Sulteng berhasil medali 2 perunggu dari tinju oleh Vina dan Ece.
Menurut Edison, petinju Sulteng yang akan mengikuti BK PON di NTT punya track record yang bagus yang sudah memiliki pengalaman nasional seperti Christian, Milo, Lewaldin peraih medali popnas 2015. Serta Monalisa petinju Bangkep yang bersinar pada Porprov Sulteng 2022 di Bangkep.
Page: 1 2
Di era digital yang ditandai dengan kecepatan penyebaran informasi melalui media sosial dan platform online,…
Palu (UIN Datokarama) – Sebanyak 11 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas…
Oleh : Aslamuddin Lasawedy Perencana Keuangan Independen MUHDAR selalu resah ketika memikirkan hartanya. Ia paham,…
PALU, WARTAINFO.ID – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama…
PALU, WARTAINFO.ID – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menggelar…
PALU, WARTAINFO.ID – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu…