Pelajar SMP Sukma Bangsa Belajar Olahraga di KONI Sulteng

Foto://Edison Ardiles yang juga ketua harian Koni Sulteng bersama Sekitar 30 an pelajar SMP Sukma Bangsa Kabupaten Sigi,

PALU,WARTAINFO.id – Sekitar 30 an pelajar SMP Sukma Bangsa Kabupaten Sigi, menyambangi kantor sekretariat KONI Sulteng, Senin pagi. Kedatangan adik-adik pelajar dalam rangka untuk mengetahui seluk beluk olahraga di  Bumi Tadulako.

Kedatangan tunas bangsa disambut Ketua Harian Edison Ardiles dengan didampingi Hendy M Sagala, Kusno Bunga, Edison Ardiles, Issrin Assagaf dan Barnabas Loinang.

Rasa penasaran terjawab tuntas oleh Edison Ardiles, mantan wartawan olahraga yang dijuluki kamus hidup olahraga di Sulteng.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA :  PSSI Sulteng Harus Lolos PON XXI Aceh- Sumut

Seperti pertanyaan seputar atlet berprestasi dari Sigi. Dijawab Edison yang memang hafal di luar kepala.

“Bicara atlet dari Sigi ada Rio Riski Darmawan, asal Kulawi, atlet dayung yang mempersembahkan medali emas di ajang Asian Games 2018. Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi adalah seorang atlet taekwondo meraih medali perunggu pada PON ke-14 tahun 1996 di Jakarta bersama Budi Yuwono,” ujar Edison, yang telah berkecimpung di KONI Sulteng sejak era 2000an.

Tak hanya seputar atlet, adik-adik pelajar SMP Sukma Bangsa juga menanyakan asal muasal olahraga, sejarah KONI di Indonesia sampai pada tagline pakaroso.

Soal pakaroso dari bahasa Poso secara harfiah artinya bakuat, tuntas dijawab oleh Hendi Maratua Sagala, Kepala Bidang Administrasi Kesekretariatan KONI Sulteng. Pakaroso artinya saling menguatkan, memberi support kepada semua.

BACA JUGA :  Sensei H.Saifudin Aswari Lantik Pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Sulawesi Tengah

“Pertanyaan menarik. Pakaroso dicetuskan oleh Ketua Umum KONI Sulteng Bapak Nizar Rahmatu pada PON XX 2021 di Papua, berarti kita harus saling menguatkan di PON Papua, akhirnya kita berhasil meraih 12 medali, yang terbanyak di semua PON kita ikuti,” kata Hendi.