Perbasi Sulteng Harusnya Menjadi Contoh Manajemen olahraga profesional Yaitu Sport Industry Dan Sport Tourism

FOTO// Usai Pembukaan Rakerprov Perbasi tahun 2022, Pengurus Perbasi Sulteng berfoto bersama Ketua Umum Koni Sulteng Bapak M. Nizar Rahmatu. DOK MDC Koni Sulteng

PALU, WARTAINFO.ID – Perbasi Sulteng Harusnya Menjadi Contoh Manajemen olahraga profesional Yaitu Sport Industry Dan Sport Tourism, ini disampaikan Ketua Umum Koni Sulteng Bapak M Nizar Rahmatu di pembukaan rapat kerja provinsi Pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Provinsi Sulawesi Tengah yang bertempat di Zamrud Resort, Silae, Minggu 31 Juli 2022.

Imam Kurniawan Lahay selaku ketua umum Perbasi Sulteng dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus dan terutama kepada Ketua Umum Koni yang telah banyak membantu atas capaian Perbasi selama ini.

Perbasi dipercaya menjadi tuan rumah seleksi nasional (Seleknas) dan Pekan Olahraga Kebangsaan. Seleknas akan dilaksanakan di Palu, sementara POR Kebangsaan akan dilaksanakan di Poso. “Menghadapai dua event besar ini, kita harus persiapkan dengan matang dan pelaksanaannya harus sukses dan berhasil. Pelaksanaan seleknas di Kota Palu ini sejarah pertama kalinya buat Kami dipercaya sebagai tuan rumah,” kata Bony sapaan akrabnya

Bacaan Lainnya
BACA JUGA :  Nofeldy Petingko Atlet Asal Poso Bawa Misi Khusus Pada Ivent Di Turki

“terselenggaranya Seleknas dan juga POR Kebangsaan yang mempertandingkan bola basket dan sepak bola ini berkat upaya lobi dari ketua Umum Koni Sulteng Dan menurutnya Ketua Umum KONI Sulteng yang peduli pada pembinaan olahraga bola basket ujarnya”

Selain event nasional, Perbasi Sulteng merencanakan menggelar penataran wasit dan pelatih sera Kejuaraan Provinsi tahun 2022 ini.

sementara itu dalam sambutannya Ketua Umum Koni Sulteng M Nizar Rahmatu menyampaikan dua event besar tersebut bisa menjadi pintu masuk pengembangan olahraga basket menjadi olahraga industri yang bisa mendapatkan income dari setiap event. Begitu juga dengan seleknas yang akan digelar di Palu, bisa dikemas dengan event event pendamping yang bisa mendatangkan orang banyak.