PALU, WARTAINFO.ID – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, saat ratusan guru madrasah dari berbagai daerah di Indonesia resmi dikukuhkan sebagai guru profesional melalui acara Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Transformasi Dalam Jabatan Batch I Tahun 2025 Angkatan IX. Acara yang digelar pada Minggu (28/9/2025) ini menjadi momen penting dalam upaya pemerintah mewujudkan guru berkualitas yang mampu menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. H. Lukman Thahir, M.A., Kadis Pendidikan Sulteng mewakili Gubernur Sulteng, pejabat Kementerian Agama Sulteng, dekan FTIK, para pejabat UIN, dosen pengampu, serta keluarga peserta didik.
Dekan FTIK UIN Datokarama sekaligus pimpinan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan, Profesor Saepuddin Mashuri, di Kota Palu, Ahad, mengemukakan sebaran peserta PPG yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, menunjukkan betapa PPG dalam jabatan bukan hanya program akademik, tetapi juga menjadi jembatan persatuan bagi para pendidik dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote.
“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa yang telah berjuang, kepada para dosen dan guru pamong yang telah mendampingi dengan penuh dedikasi, serta kepada Tim Teknis Penyelenggara PPG yang mendukung suksesnya penyelenggaraan PPG ini,” ucap Profesor Saepuddin Mashuri.
Total keseluruhan lulusan mahasiswa PPG Daljab Batch I Tahun 2025 sejumlah 1.193, sebanyak 1.191 merupakan mahasiswa firstaker dan 2 mahasiswa retaker, yang berasal dari 31 provinsi. Mereka mayoritas berasal dari jenjang RA, madrasah ibtidaiyah (MI), tsanawiyah (MTs), aliyah (MA), SMP dan SMA dengan latar belakang mengajar di daerah terpencil hingga perkotaan. Program ini, yang berlangsung selama satu bulan sejak april 2025, menekankan transformasi pedagogik berbasis teknologi digital, integrasi kearifan lokal, dan perspektif Islam moderat, sesuai dengan Keputusan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2021 yang menjadikan UIN Datokarama sebagai LPTK pelaksana PPG sejak 2021.
Dalam orasi ilmiahnya, Rektor Lukman Thahir menekankan peran strategis guru sebagai arsitek masa depan bangsa. “Hari ini bukan hanya akhir dari perjalanan panjang para guru dalam menempa diri, tapi juga awal dari tanggung jawab baru untuk membentuk generasi unggul yang berakhlak mulia. PPG Transformasi bukan sekadar sertifikasi, melainkan komitmen untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin,” ujarnya dengan suara tegas, disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Prof. Lukman juga mengingatkan para lulusan untuk terus berinovasi di tengah disrupsi digital, seperti pemanfaatan AI dalam pembelajaran, agar pendidikan madrasah tetap relevan.
Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan, Yudiawati V. Windarrusliana, SKM., M.Kes. menyampaikan apresiasi Pemprov Sulteng atas kontribusi UIN Datokarama dalam program prioritas daerah “Berani Cerdas”. “Program PPG ini sejalan dengan visi kami untuk mencetak SDM unggul di Sulteng. Tahun ini saja, UIN Datokarama telah menyerap 1.197 peserta PPG dari berbagai batch, dan 1.191 di antaranya lulus dengan predikat memuaskan. Ini bukti nyata bahwa pendidikan berbasis agama mampu bersaing secara nasional,” katanya.
Latar belakang program PPG Transformasi Dalam Jabatan sendiri patut diapresiasi. Sejak operasional pada Januari 2021, PPG di UIN Datokarama telah mencetak ribuan guru profesional. Data internal FTIK menunjukkan, dari 2020 hingga 2025, total peserta mencapai lebih dari 4.200 orang, dengan tingkat kelulusan rata-rata 98 persen. Batch I Tahun 2025 Angkatan IX ini merupakan kelanjutan dari batch sebelumnya di April 2025 yang mengukuhkan 315 guru, sehingga total lulusan tahun ini mendekati 1.200 orang. Program ini difokuskan pada guru dalam jabatan yang belum bersertifikat, sesuai Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024, dengan penekanan pada pengembangan kompetensi akademik, profesional, dan manajerial.
Di tengah kemeriahan, acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, di mana para lulusan berfoto bersama keluarga dan dosen. Bagi UIN Datokarama, yudisium ini bukan akhir, melainkan momentum untuk memperluas jangkauan PPG ke daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Seperti yang dikatakan Rektor Lukman, “Guru profesional adalah investasi jangka panjang untuk bangsa yang beradab dan beriman.”
Acara ini diharapkan menjadi inspirasi bagi guru-guru lain untuk terus mengasah kompetensi, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan Islam di Indonesia. Dengan lulusan baru ini, diharapkan kualitas pendidikan madrasah semakin meningkat, mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Tokoh Pemuda Pantai Barat Aris mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama sama mendukung jajaran Polda…
PALU, WARTAINFO.ID - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu…
JAKARTA, WARTAINFO.ID - Atlet panjat tebing asal Sulawesi Tengah, Ariayawan Yalesyudha Widodo, berhasil mempersembahkan medali…
WARTAINFO.ID PALU -Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Kali ini…
Di tengah arus deras perubahan teknologi yang sering disebut sebagai era disrupsi digital, institusi pendidikan…
Di era digital yang serba cepat ini, peran hubungan masyarakat (humas) telah berevolusi secara dramatis.…