Ishak Basir berharap, seluruh cabang olahraga bersiap menghadapi PON 2024. Dengan waktu yang tersedia kurang lebih 1 tahun 7 bulan, dimanfaatkan cabor mempersiapkan atletnya khususnya menghadapi Pra PON tahun ini.
Sementara itu Sekretaris Pokja Sulteng Emas Dr Gunawan SOr MOr AIFO menambahkan, KONI maupun Sulteng Emas sinergi dalam pembinaan cabang olahraga menuju PON 2024. Cabang olahraga yang tidak masuk Sulteng Emas akan ditangani Binpres KONI. Begitu mendapatkan hasil medali emas pada Pra PON, akan masuk dalam Sulteng Emas.
“Insya Allah, setiap Atlet yang mendapatkan medali emas di Pra PON 2023, akan bergabung dengan Sulteng Emas,” kata dosen Pascasarjana Pendidikan Jasmani Universitas Tadulako ini.

