Sertijab Gubernur Sulteng, Saatnya Kami Mewujudkan Visi Dan Sembilan Misi Untuk kemajuan Sulteng

Suasana di Luar dan di dalam gedung DPRD Sulteng saat akan serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (21/6/2021) siang. (fhoto: tribunnews.com)
Bagikan Artikel Ini.....

Wartainfo.id – Hari ini Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng hadiri undangan Sertijab di kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang juga dihadiri unsur Muspida lainnya, pada Senin (21/6/2021).

Sertijab yang dilangsungkan dikantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah itu merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran nomor 273/487/SJ.

Bacaan Lainnya

Dalam Rapat Paripurna Sertijab Gubernur itu, juga dilakukan penyerahan buku memori jabatan dari Gubernur lama ke Gubernur Sulteng baru, Rusdy Mastura.

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura mengungkapkan, dengan adanya Paripurna sekaligus Sertijab, Gubernur Sulteng ini dapat memberikan sumbangsih bagi terwujudnya sistem tata kelola pemerintahan daerah terbaik di Bumi Tadulako, Sulawesi Tengah.

“Jadi kan dengan terwujudnya sistem tata kelola pemerintahan di Sulteng dapat menjadi contoh keteladanan bagi para pemimpin daerah berikutnya,” ungkap Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, pada Senin (21/6/2021).

Menurutnya, sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah terpilih, dirinya akan bergerak cepat dalam pembangunan Sulawesi Tengah.

“saya bersama bapak Mamun Amir telah menetapkan visi “Gerak cepat menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju” yang kemudian menjadi 9 misi kami,” ujar pria kerap disapa Bung Cudi itu.

9 misi dari visi “Gerak cepat menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju” antara lain:

1) Meningkatkan kualitas manusia Provinsi Sulawesi Tengah melalui reformasi sistem pendidikan dan kesehatan dasar;

2) Mewujudkan reformasi birokrasi, supremasi hukum dan penegakkan nilai-nilai kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia (HAM);

3) Mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan kelembagaan;

4) Mewujudkan peningkatan pembangunan infrastruktur daerah;

5) Menjalankan pembangunan masyarakat dan wilayah yang merata dan berkeadilan;

6) Menjaga harmonisasi manusia dan alam, antar sesama manusia sebagai wujud pembangunan berkelanjutan;

7) Melakukan sinergitas kerja sama pembangunan antar daerah bertetangga se kawasan maupun di dalam Provinsi Sulawesi Tengah dan di luar provinsi bertetangga;

8) Meningkatkan pelayanan publik bidang pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi informasi yang terintegrasi dan dijalankan secara sistematis serta digital;

9) Mendorong pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) agar terjadi percepatan desentralisasi pelayanan dan peningkatan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas sektor unggulan daerah;

Mantan Wali Kota Palu dua periode itu menuturkan, sangat menyadari apapun visi misi dirinya bersama Mamun Amir tak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat Sulawesi Tengah dan semua unsur Pemerintahan Sulawesi Tengah.

“Kami menyadari sebaik apapun dan semegah apapun visi-misi yang telah dirumuskan ini, tidak akan berhasil diterapkan, tanpa adanya komitmen, pengorbanan dan perjuangan dari semua pihak untuk bekerjasama mewujudkannya,” tutur Cudi.

“Untuk itu, dengan diserahkannya buku memori jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah periode 2016-2021 kepada kami, merupakan bukti berlanjutnya estafet kepemimpinan Sulawesi Tengah dan hendaknya hal ini menjadi inspirasi dan model keteladanan bagi para kader pemimpin daerah di masa mendatang”, tambahnya.

Ketua DPRD Palu periode 1999-2005 itu menyebutkan, penyerahan buku memori dari Gubernur Sulteng lama Longki Djanggola menjadi bahan masukan dan informasi guna menjalankan roda pemerintahan kedepannya.

“dengan buku memori ini kiranya menjadi bahan dan sumber informasi kredibel yang dapat mempercepat realisasi visi-misi kami,” sebutnya.

Cudi mengatakan, bagaimanapun juga, hasil dan capaian yang ada saat ini, merupakan hasil-hasil dari kepemimpinan Longki Djanggola sebagai Gubernur, bersama Rusli Dg Pallabi sebagai wakilnya.

“Sehingga patut diapresiasi dan akui eksistensinya, supaya hal-hal yang sudah baik dapat terus dirawat dan lebih ditingkatkan lagi di masa mendatang,” pungkas Gubernur Sulteng tersebut.

Ia berharap, dengan Sertijab dan Penyerahan buku memori ini menjadi momentum persatuan dan sinergi percepatan dalam pembangunan Sulteng kedepannya.

“Saya berharap, semoga kegiatan hari ini menjadi titik awal dan sekaligus momentum penting untuk memperkokoh persatuan dan mensinergikan kerja-kerja percepatan yang dilakukan demi hadirnya keadilan sosial, kesejahteraan dan kemakmuran di tengah masyarakat kita, terutama untuk segera menyelesaikan dampak-dampak pandemi COVID-19, penanganan bencana tahun 2018 dan menurunkan angka kemiskinan sehingga daerah kita akan jauh lebih baik dari hari kemarin,” tutupnya.


Bagikan Artikel Ini.....

Pos terkait