Selanjutnya di babak penyisihan, Indonesia menang dari Korea Selatan dengan skor 11-10 babak penalti, usai seri 2-2. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Indonesia dari Korea Selatan dalam tujuh pertemuan terakhir. Bahkan pada pertandingan kualifikasi Olimpiade 2000, Indonesia kalah 7 gol tanpa balas di Seoul.
“Selamat kepada Timnas Sepak Bola U-23 putra Indonesia, para atlet, pelatih Shin Tae Yong dan jajarannya, ofisial dan juga Ketum Pengurus Pusat Pesrsatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PP.PSSI) masa bakti 2023-2027 Bapak Dr.H.Erick Thohir beserta jajaran, yang telah berhasil membuat terobosan prestasi gemilang dan juga bersejarah, ini membanggakan. Terima kasih, apresiasi dan juga penghormatan yang setinggi-tingginya,” ujar Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.
“Tak ketinggalan, saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia, khususnya pecinta sepak bola yang telah setia memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia. Kita harus selalu memberikan dukungan penuh kepada Timnas, termasuk saat belum berhasil,” sambungnya.
“Dalam meraih prestasi, kita butuh waktu yang panjang karena pembinaan dilakukan bertahap dan berjenjang, sampai para atlet menjadi juara. Mengantar atlet meraih prestasi, tidak dilakukan dalam waktu satu malam. Kita perlu memberikan waktu bagi organisasi pembinaan olahraga prestasi dan tim pelatih bekerja” sambungnya.
“Shin Tae Yong betul-betul pelatih yang memiliki kualitas dunia, oleh karenanya kita harus memberikan dukungan maksimal,” tambahnya.

