Warga Huntap I Kelurahan Tondo Akan Bangun Mesjid Jami Senilai Rp 14 Miliar

berencana akan membangun Mesjid Jami di kompleks pemukiman sekira 1600 Kepala Keluarga eks korban bencana alam Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi medio 2018 silam.

Palu, wartainfo.id – Warga (Hunian Tetap) Huntap I Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore Kota Palu, berencana akan membangun Mesjid Jami di kompleks pemukiman sekira 1600 Kepala Keluarga eks korban bencana alam Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi medio 2018 silam.

” Kami berencana membangun Mesjid Jami di kompleks Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Tadulako,” kata Ketua Umum Pembangunan Mesjid Jami Prof. Dr. H Tahril, MSi, MPdi, MP, Sabtu 25 Maret 2022.

Pembangunan Mesjid Jami yang menelan anggaran sekira Rp 14 miliar tersebut, pihak panitia melibatkan arsitektur dan konsultan perencana, sehingga struktur bangunan Masjid Jami, mempunyai nilai historis seni bangun arsitektur modern dengan berbagai ornamen lokal, wujudnya megah, anggun, indah, karismatik, mempesona dan berwibawa.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA :  Turnamen Domino Hunian Tetap Tondo, Rahmat-Aby Sabet Juara 1

Baca juga :
Inilah Fakta Dibalik Sindrom TikTok, Simak Penjelasannya

” Secara konvensional, pembangunan masjid Jami ini, didominasi gaya Timur Tengah, dimana agama Islam pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan,” kata Prof Tahril.

Menurut Prof Tahril, untuk merealisasikan niat suci warga Huntap Tondo dalam membangun rumah ibadah ini, memang membutuhkan tenaga, pemikiran dan dana. Utamanya dukungan dan support dari masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan di daerah ini karena anggarannya cukup fantastis.

Baca juga :
Tiga Atlet Paralayang Andalan Sulteng Berlaga di Kejurnas Paramotor

Meski warga korban Gempa Bumi, Tsunami dan Likufaksi telah habis harta benda serta kehilangan keluarga dan sanak family, namun Alhamdulillah iman tidak tergerus dan tetap bangkit untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu bentuknya berusaha mewujudkan rumah ibadah yang nyaman, indah yang kelak menjadi alat pemersatu bangsa.