Menurut Warsita dari hasil pertemuan tersebut, maka seluruh proses baik itu terkait kebutuhan atlet yang saat ini tengah mengikuti Puslatda, termasuk peralatan bagi 31 Cabor yang lolos PON XXI 2024, akan segera ditunaikan termasuk di dalamnya hak atlet dan pelatih, dengan tetap mengacu pada standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
“Intinya, kesimpangsiuran yang selama ini berhembus semuanya telah di selesaikan oleh bapak Gubernur. Semua ini tidak lain demi mewujudkan program Sulteng Emas 2024,”pungkas Warsita.
Sementara Ketum KONI Sulteng M. Nizar Rahmatu menegaskan pada prinsipnya KONI Sulteng tetap komitmen dan konsisten sebagai wadah berhimpunnya seluruh cabang olahraga prestasi.
Mewujudkan program Sulteng Emas dan cita-cita mulia bapak Tadulako Sulteng yang juga Gubernur H Rusdy Mastura adalah harapan dan mimpi besar seluruh rakyat Sulteng.
Menurut Nizar Rahmahtu, harus dipahami bahwa mengurus olahraga, bukan semata mengejar prestasi, namun ada pertaruhan harga diri, harkat, martabat dan kebanggaan daerah, sehingga semua pihak dan stakeholder harus terus bersinergi dengan tetap mengacu pada aturan serta perundang-undangan yang berlaku.

