Ia mengemukakan, Kadin memfasilirmtasi dengan membuka dua hal, menemukan pelaku usaha dan pasar. Kedua, bagaimana produk itu membuka pasar. Yang dibutuhkan UMKM, yaitu modal, usaha, dan pasar. Kadin sudah memfasulitasi UMKM melalui pasar digital, toko online atau marketplace.
Baca juga :
Memperingati Supersemar, Kadin Donggala Lakukan Program Tabung Tanam
Tujuan Kadin adalah digitalisasi, peningkatan komuditi. Kemudian fokus perairan kelautan di Donggala.
“Kadin sudah bekerja sama dengan marketplace Bukalapak. Dari 2000 pelaku usaha, sudah 10 persen. Yang pertama masuk di Keranjang Belanja, kemudian di Bukalapak,” tutur Rahmad.
Ia juga menambahkan, investasi tambak udang vaname oleh PT. Esaputlii Prakarsa Utama di Donggala akan meningkatkan perekonomian daerah. Namun, Rahmad menekankan kepada investor agar mengutamakan pekerja lokal. Pertama, penyerapan tenaga kerja di desa – desa yang di donggala. Melibatkan mereka bekerja di perusahaan.
Baca juga :
Kadin Donggala, Siap Inventarisir Kebutuhan Investor
“Kupas badan kepala udang di pabrik. Libatkan ibu – ibu Kabupaten Donggala. Pak Bhakti setuju dengan usulan kami. Semua diterima perusahaan,” ungkapnya.
Camat Banawa Tengah, Rachmady Ibrahim menekankan kepada masyarakat agar jangan malas bekerja. Kadin Donggala siap membantu. Banyak lahan yang tidur. Donggala akan menjadi penyangga Ibu Kota Negara (IKN) untuk pangan.
“Kita urus. Kita sebagai ibu kota penyangga. Kita harus siap jadi penyangga IKN. Kita harus siap, sapi, jagung. Pelabuhan kita sudah ada dan akan dibangun. Kita adalah ujung tombak. Ikuti sosialisasi ini dgn serius,” tegas Rachamdy.
Baca juga :
Turnamen Sepakbola U-16 Sebagai Wujud Nyata Inpres Nomor 3
Ia juga menyoroti dari 8 kepala desa (kades) yang hadir, seharusnya peserta banyak. Kecanatan Banawa Tengah ada 16 Desa. Oleh sebab itu, ia juga menyampaikan dalam sosialisasi ini hadir juga Kepala Kantor Pajak Donggala, Lasaru.

