Dari Tentena Kita Pecahkan Rekor Jordan Yorry di Bumi Cendrawasih Papua


“Sudah saatnya kita bangkit dari keterpurukan prestasi. Mari songsong masa depan dengan terus berlatih. Semangat juang jangan pernah kendor, agar kejayaan itu bisa terukir kembali di PON Papua. Kita buat sejarah baru,” harapnya yang disambut yel-yel Pakaroso dari para atlet.

Nizar yang juga Wasekjen GP Anshor Pusat, optimis atlet dayung dibawa asuhan pelatih Wahyu Aristina dan Hannes Dayon Auna, akan bisa menyumbangkan pundi-pundi medali bagi kontingen Sulteng.

“Insya Allah dua emas akan kita raih di PON Papua mendatang. Utamanya dari nomor rowing, karena ada dua atlet Sea Games, Rio Rizki Darnawan dan Ahmad Tarmizi yang pernah menyumbangkan medali emas bagi Indonesia di ajang Asean Games 2018,” tandasnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA :  Nofeldi Kembali Dipanggil Pelatnas SEA Games 2025 Thailand

Selaku Ketum KONI kata Nizar, pihaknya juga ingin melakukan pendekatan secara langsung ke atlet dan berkomunikasi langsung kepada mereka di tengah-tengah latihan, sehingga bisa membangun spirit positif pada diri atlet agar bersungguh-sungguh dalam latihan, sehingga target yang di harapkan Gubernur Rusdi Mastura dan KONI Sulteng bisa tercapai.

Semua atlet harus menanamkan semangat juang dan tanding, karena dipundak para atlet yang ikut PON di Tanah Papua ada harapan besar masyarakat Sulteng untuk merebut prestasi dan membuat sejarah baru.

Dayung rowing Sulteng akan mengikuti enam perlombaan PON Papua, masing-masing nomor doble scule kelas ringan yang diikuti (LM2X) diikuti dua atlet Pelatnas Rio Rizki Darmawan dan Acmad Tarmizi. Lima nomor lainnya yaitu 4xPA, LM4-, 2-PA, 8+PA, M2X, dan 1xPI.