JAKARTA. WARTAINFO.ID – Usai pembukaan Kejuaraan Nasional Aquatik 2022 yang dilaksanakan dikolam Aquatik Gelora Bung Karno (GBK), para atlet renang yang mewakili Sulteng langsung tancap gass.
Ini dibuktikan dengan gaya bebas 100 meter putra junior / senior disabet oleh Jonathan Farel Cristanto (KU2) posisi ketiga dengan catatan waktu 55:98 detik dan Moh Farhan (senior) posisi ketiga juga dengan catatan waktu 54:05 detik
Sementara itu gaya dada 50 meter putra atlet renang sulteng atas nama Renaldi Yusuf Ridho (KU3)mendapat posisi kedua dengan catatan waktu 34.05 detik, di nomor 200 punggung putra Jeremy Elyn Master Ganesha yang juga turun memperkuat Sulteng mampu berkompotisi dengan perenang dari provinsi lainnya, hal ini dibuktikan dengan perolahan catatan waktu 2.22.47 menit menempati urutan keempat.
Menurut koordinator Atlet Sulteng M Warsita, bahwa atlet atlet sulteng berpotensi menyumbangkan medali, karna masih awal penyisihan saja sudah bisa bersaing dari provinsi lainnya.
” saya yakin, dengan catatan waktu yang mereka persembahkan hari ini merupakan awal yang bagus untuk kita atlet sulteng gass full. Hari ini ada empat atlet sulteng masuk final dari tiga nomor yang berbeda ujarnya”
Hal senada juga disampaikan Sekum PRSI Sulteng Damen Bonar Situmorang, dari ke empat atlet yang lolos final hari ini ada 3 atlet naturalisasi pokja sulteng emas sementara satunya atlet lokal kita, seperti apa yang di harapkan ketua umum PRSI Sulteng bapak H. Moh Hidayat lamakarate bahwa naturalisasi harus menjadi trigel buat atlet lain imbuhnya
Page: 1 2
Tokoh Pemuda Pantai Barat Aris mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama sama mendukung jajaran Polda…
PALU, WARTAINFO.ID - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu…
JAKARTA, WARTAINFO.ID - Atlet panjat tebing asal Sulawesi Tengah, Ariayawan Yalesyudha Widodo, berhasil mempersembahkan medali…
WARTAINFO.ID PALU -Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Kali ini…
Di tengah arus deras perubahan teknologi yang sering disebut sebagai era disrupsi digital, institusi pendidikan…
Di era digital yang serba cepat ini, peran hubungan masyarakat (humas) telah berevolusi secara dramatis.…