Secara teknis menyukseskan Sulteng Emas 2024, KONI akan menyasar CSR keolahragaan perusahaan ekstraktif seperti yang dilakukan KONI provinsi lain. CSR berperan sebagai bapak angkat setiap cabang olahraga unggulan berdasarkan pemetaan oleh pakar olahraga KONI Sulteng. Beberapa cabang olahraga unggulan yang dibiayai CSR ditargetkan pada 2024 bisa memberikan berkeping medali emas. Olehnya pengprov cabang olahraganya tersebut harus profesional dengan menggunakan pola sport science dalam melakukan pembinaan olahraga. Mulai pembibitan atletnya, keikutsertaan pada kejurda hingga kejurnas hingga melahirkan atlet berprestasi . Baik atlet maupun pelatih aka diberikan honor dari program Sulteng Emas. “Hingga kita bisa bicara 5-10 medali emas PON 2024, “ kata Nizar.
Selain CSR, KONI Sulteng mengundang sponsorship menyukseskan prestasi olahraga Sulteng. Jenis Sponsorship mulai dari terbesar platinum, gold dan silver tergantung nilai sponsor yang ditawarkan, kompensasinya penyediaan space banner di semua gedung olahraga yang dikelola KONI Sulteng serta logo sponsor di atribut atlet Sulteng saat iven.
Untuk mendukung Sulteng Emas, KONI Sulteng juga melakukan perubahan dasar dalam manajemen olahraga yang tergambar pada manajemen kelembagaan yang diatur Sekretaris Umum KONI Sulteng Husin Alwi ST. Husin melakukan perombakan kelembagaan KONI khususnya pada struktur kesekretariatan yang lebih milenial. Pada saat rapat kerja dengan komisi IV DPRD Sulteng, Husin mengatakan KONI Sulteng berusaha menjadi lembaga akuntabel, profesional dan transparan dan berbasis IT. Penerapan IT pada semua saluran informasi yang dimiliki KONI Sulteng untuk hajatan olahraga pada Porprov. Pembuatan ID card atlet, input nomor perlombaan dan data lainnya akan berbasis IT.
(HUMAS KONI SULTENG)

