Batu Sandung KONI Sulteng Di Tengah Minimnya Anggaran Jelang Pra PON 2023

PON
Batu Sandung KONI Sulteng Ditengah Minimnya Anggaran Jelang Pra PON 2023

Jangan sampai, kebijakan Gubernur menjadi anomali. Anggaran tidak sesuai dengan keinginan target dan harapan Gubernur.

Perkembangan olahraga di daerah ini dapat terhambat jika kebijakan anggaran pemerintah tidak mendukung target – target itu.

Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura begitu greget dengan perkembangan olahraga yang dapat mengharumkan nama daerah.

Bacaan Lainnya

Maka sangat penting bagi seorang Gubernur untuk memiliki visi yang jelas dan komitmen yang kuat terhadap pengembangan olahraga.

Tapi kemudian jika kebijakan dan alokasi anggaran tidak dapat di ejawantahkan oleh dinas terkait. Maka yakin harapan itu akan buyar. Persiapan dan pembinaan atlet, dan penyelenggaraan kompetisi akan terhambat. Terutama persiapan mengikuti BK PON di berbagai daerah di tahun 2023 ini.

BACA JUGA :  Pahlawan Olahraga Sulteng Dapat Santunan Gubernur Rusdi Mastura

Kebijakan Gubernur Untuk Menjadikan Sulteng Emas PON 2024 Menjadi Anomali, Karena Tidak Di Dukung Oleh Anggaran Yang Sesuai

Dinas Pemuda dan Olahraga, sebagai leading sector harus memikirkan hal itu. Jangan sampai tidak peka lalu kemudian tidak mampu mendukung kerja – kerja KONI Sulteng.

Kedepan, Dispora memiliki peran penting dalam mendukung kerja KONI Sulteng untuk menyiapkan Pra PON termasuk alokasi anggaran yang telah diusulkan di awal tahun. Namun, jika Dispora tidak peka dan tidak mampu memberikan dukungan yang memadai, maka perkembangan olahraga di daerah dapat terhambat dan akan mempengaruhi psikologi atlet yang akan bertanding.

Kedepan, jelang Pra PON Diperlukan kerjasama yang baik antara Dispora dan KONI untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan olahraga. Saat ini KONi Sulteng dan cabor tengah melakukan pelatihan sekaligus pembinaan atlet untuk menuju puncak prestasi yang menjadi keinginan besar gubernur.