Bupati Morowali Kecam Keras Aksi Anarkis Di PT GNI

Foto://Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi bersama Kapolda Sulteng

 

Guna memulihkan situasi di sekitar GNI, Bupati Delis telah memerintahkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk mengumpulkan ormas-ormas agar memiliki kesatuan pemahaman serta pernyataan yang benar terkait peristiwa ini.

 

Bacaan Lainnya

Bupati juga meminta Camat Petasia Timur dan para kepala desa mengumpulkan warganya untuk memberikan pengarahan agar tidak terpancing dengan provokasi-provokasi yang dilakukan oknum-oknum yang ingin merusak persatuan dan kesatuan serta situasi harmonis yang telah terjalin di masyarakat selama ini.

BACA JUGA :  Polda Sulteng Gelar Pertandingan Menembak Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara Ke-77, Koni Sulteng Yang Di Wakili Sekum Husin Alwi Beri Apresiasi

 

Kerusuhan yang terjadi di lingkungan PT.GNI tersebut dilaporkan menimbulkan dua orang korban jiwa (meninggal dunia), seorang TKI dan seorang TKA serta kerugian material yang cukup besar.

 

Dilaporkan pula terjadi penjarahan di asrama putri TKI serta pembakaran aset-aset perusahaan.

 

Sekitar 70 orang telah ditahan kepolisian untuk mengusut tuntas aksi anarkis tersebut.

Sementara itu, Direktur Intelkam Polda Sulteng dan Sekda Morut Musda Guntur yang didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Morut Buharman Lambuli,

saat berita ini dibuat, sedang melakukan pertemuan dengan manajemen PT. GNI untuk membahas berbagai hal terkait kerusuhan tersebut.

Pertemuan ini dihadiri oleh Kapolres Morut dan Dandim Morowali dan Morowali Utara.

BACA JUGA :  Gubernur Rusdy Menyayangkan Bentrok Massa Di Perusahaan Tambang GNI

Kasatpol PP Morut Buharman Lambuli mengakui bahwa hingga Minggu siang ini, situasi di sekitar PT. GNI cukup kondusif, namun semua pihak masih berjaga-jaga untuk mencegah terulangnya peristiwa sebelumnya.