“Ini mo tunaikan ibadah haji atau perjalanan bisnis,” tulisnya dalam komentar.
Sontak kalimat itu menuai reaksi emosi dari para netizen lain. Hanya saja, begitu akun sosial media itu ditelusuri, rupanya menggunakan akun fake atau palsu.
Menanggapi komentar itu, Andi mengaku tak ingin meladeninya. Sebab, itu justru akan menambah beban pikiran dalam perjalanannya.
“Kalu mo ladenin, mo tambah-tambah urusan. Lagi pula, itu tak penting,” ujarnya dengan nada tenang.
Ia bersama rekan ekspeditor, Chairul Ma’atini hanya menitipkan doa dari seluruh masyarakat agar Allah SWT limpahkan kebaikan dan dihindarkan dari keburukan serta selalu dicurahkan kemudahan selama perjalanan ke Tanah Suci, Mekah hingga kembali ke tanah air.
“Niat perjalanan kami ini semata-mata atas ridho Allah SWT. Semoga Allah SWT selalu menemani perjalanan kami dan menjaga niat mulia ini sampai ke Tanah Suci, Mekkah dan sekembalinya di tanah air,”.

