Dengan demikian, produknya lebih terasa seperti ponsel Vivo. Muncul dengan bodi tipis dan ringan dengan panel kaca melengkung matte di bagian belakang dan bingkai plastik. Ini dapat tersedia dalam pilihan warna Graphite Matte atau Blue Lagoon.
Kamera belakang dan depan mampu mengambil gambar dengan warna yang hampir alami. Mereka bahkan mampu mereproduksi warna kulit dengan hampir akurat. Hal ini patut diapresiasi untuk sebuah smartphone dengan harga segini.
Bahkan rekaman videonya bagus dan ‘Aura Light’ sangat berguna dalam situasi minim cahaya. Gambar yang diambil dengan cahaya ini memberikan kesan Polaroid dengan beberapa filter dan gaya potret.
Namun tetap mempertahankan fitur inti iQOO
Meskipun merupakan ponsel Vivo yang diberi merek baru, iQOO Z7 Pro berperilaku seperti produk iQOO. Ini adalah smartphone paling kuat yang dirilis di bawah 25000 di India pada tahun 2023.
Perangkat ini ditenagai oleh chip MediaTek Dimensity 7200, yang ditemukan di dalam Vivo V27 yang lebih mahal. Silikon berbasis TSMC 4nm ini adalah salah satu chipset seluler kelas menengah paling kuat di pasaran. Dipasangkan dengan RAM LPDDR4x 8GB dan penyimpanan UFS 2.2 128GB/256GB.
Handset ini mampu mencetak sekitar 716.000 poin di AnTuTu. Sedangkan di Geekbench, masing-masing dapat mencetak sekitar 1180 poin dan 1870 poin dalam pengujian single-core dan multi-core.
iQOO Z7 Pro lebih mirip dengan Realme 11 Pro karena sama-sama lebih fokus pada bagian desain dan kamera. Setelah menggunakan kedua perangkat, preferensi saya adalah yang pertama.

