Ketum KONI Sulteng Beri Apresiasi Bapak Olahraga Parimo Samsurizal Tombolotutu

Ketum KONI Sulteng M Nizar Rahmatu

Bahkan menurutnya, Samsurizal Tombolotutu satu-satunya Bupati di dunia yang disisa masa jabatannya, rela dan menetap dikawasan belarantara mangrove, dan meninggalkan rumah jabatan Bupati yang penuh dengan kemegahan serta fasilitas mewah.

Kata Nizar, tidak ada pejabat di dunia ini yang rela tinggal dan menetap diantara hutan mangrove.

“Samsurizal ingin memberi pesan kepada masyarakat dunia bahwa betapa pentingnya pelestarian dan membudidayakan hutan mangrove atau Lolaro,” kata Nizar.
Mestinyan apa yang dilakukan Bupati Parimo bisa menjadi contoh bagi pemimpin lain, karena kepedulian terhadap perkembangan olaraga dan membudidayakan mangrove.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA :  Warga Desa Bainaa Deklarasi Jaga Niat

Di mata Ketum KONI Sulteng, Samsurizal Tombolotutu adalah sosok pemimpin yang istiqomah. Bahkan jika melihat track record perjalanan panjang Bupati hingga saat ini Kabupaten Parigi Moutong terus menerus selangkah lebih maju.anyak pembangunan infrastruktur yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hingga kini Pemerintah Daerah terus membangun dan meningkatkan perekonomian rakyat dan peningkatan Sumber Daya Manusia yang handal yang mampu bersaing di segala sektor.

Dari sisi infrastruktur olahraga, Samsurizal juga membangun stadion olahraga di bukit sebagai bukti keseriusan darah juang Pahlawan Tombolututu mengalir kepada Samsurizal. Bagi Nizar, stadion satu – satunya di Kecamatan Tinombo itu layak dinamakan Gelora Samsurizal Tombolotutu (GST) yang bisa menjadi ikon Parigi Moutong. Begitu juga venue Paralayang tempat open Paralayang salah satu venue terbaik di Indonesia bahkan lebih baik dari venue Paralayang PON XX Papua di Entrop.