Tri juga berharap PERWOSI tidak hanya memprogramkan kegiatan internal saja tetapi juga ikut mendorong kemajuan atlet-atlet wanita di daerah masing-masing agar mencapai prestasi di kancah olahraga. “Kita harapkan prestasi itu tidak hanya prestasi dalam negeri, tetapi juga bisa go international,” imbuhnya.
Bacaan yang terlewatkan : M Nizar Rahmatu Sang Pionir Olahraga Dari Timur Indonesia #3
Sementara Hj Salma Atjo, usai pelantikan mengatakan Perwosi Sulteng turut berperan langsung dalam membibit atlet di daerah. Beberapa pengurus Perwosi turun langsung sebagai pelatih maupun juga menangani atlet secara khusus dalam suatu event.
“Peran kita ada khususnya pembinaan atlet. Di Sigi ada pembinaan atlet renang yang saya tangani juga persiapan PON 2024. Banyak juga pengurus Perwosi mantan atlet kini pelatih aktif dalam pembinaan atlet Sulteng,” kata Salma.

