“Kami pelaku, kemenangan tidak berada di tangam atlet, kemenangan itu juga ada di KONI,” jelas Dasmin.
Sementara Ketum KONI Nizar Rahmatu mengapresiasi dan mendukung langkah – langkah Pengprov TI Sulteng. Menurutnya, KONI adalah rumah besar bagi semua Cabang Olah Raga (Cabor) yang ada di daerah ini.
“Pertama, terima kasih Pengprov, rumah besar para Cabor. Taekwondo Cabor unggulan,” ujar Ketum Nizar Rahmatu.
Menurutnya, taekwondo menjadi salah satu Cabor unggulan pada PON Papua nanti. Sebab, Ketum Nizar Rahmatu mengklaim bahw Atlet Cabor Taekwondo asal Sulteng salah satu yang disegani Indonesia.
Harapannya, atlet Sulteng tampil dengan kekuatan penuh. Ditunjang fisik, mental, dan strategi yang mumpuni, sehingga apa yang menjadi target dapat diraih.
“Saya yakin dan percaya, dengan progres di Puslatda naik. Dua kelas bagus, ganda beregu, ganda, dan tunggal. Taekwondo ini rata. Mudah – mudahan di Papua maksimal,” katanya.
Langkah ini lanjut Ketum Nizar Rahmatu, menjadi awal menuju Sulteng emas, seperti yang dicita – citakan Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura. Di mana Gubernur Cudy sapaan karib Rusdy Mastura ingin olah raga Sulteng menjadi salah wajah perubahan kemajuan daerah.
Ketum Nizar Rahmatu menginginkan melalui taekwondo dapat memicu semua Cabor yang di Sulteng dalam meraih prestasi terbaik bagi daerah.
“Saya ingim memastikan taekwondo salah satu unggulan. Sy berharap taekwondo jadi pemicunya, yang membuat sejarah itu taekwondo. KONI rumah besar,” tegas Ketum Nizar Rahmatu.
Optimisnya itu sangat beralasan, karena pada Pra PON lalu, tiga orga atlet taekwondo meraih juara satu. Pada ivent Sea Games sumbang perunggu.

