Berebut Tahta di Provinsi Seribu Megalit

Foto://

Ditambah lagi investasi politik yang dimiliki. Ini semakin menambah magnet elektoral menuju perhelatan politik yang akan digelar pada November 2024 mendatang.
Namun jangan salah kekuatan dan popularitas Rusdy Mastura yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Sulteng akan menjadi “batu sandung” lanjunya Anwar Hafid.

Termasuk kekuatan lain yang bisa saja kembali memproteksi dukungan parpol, seperti yang menimpa Anwar Hafid dan pasanganya -Sigit Purnomo alias Pasha Ungu di Pilgub 2020. Tidak cukup dukungan partai sehingga batal ikut bertarung.

Tidak beralasan jika banyak pihak berpendapat, sebaiknya dua kekuatan lembah palu dan wilayah timur ini, kembali di persatukan dalam bingkai RUMAH BESAR atau Rusdy-Anwar bersama rakyat seperti yang pernah digagas medio 2020 lalu.

BACA JUGA :  Husin Alwi : Pelantikan Pengurus Baru KONI Bangkep Diharapkan Bisa Membuat Sejarah Baru Untuk Sulteng Emas 2024

Semua itu bisa saja terjadi meski saat ini Anwar Hafid dan militannya terus mengkampanyekan dirinya akan berpasangan dengan Wakil Walikota Palu Reny Lamadjido. Politik itu dinamis semua bisa terjadi karena dalam dogmanya, politik itu bukan soal benar salah tetapi menang kalah.

Figur-figur lain pun memiliki kans yang sama, semisal mantan Sekdaprov Sulteng Hidayat Lamakarate. Ia pun telah memiliki investasi politik pasca Pilkada lalu, cuma apakah basis dan konstituennya masih tetap solid dan konsisten ? Semua akan terjawab jika Hidayat kembali mendeklarasikan diri maju bertarung sebagai salah satu kontestan Pilkada Sulteng.

Arus Abdul Karim politisi flamboyan Partai Golkar adalah sosok yang harus diperhitungkan, karena selain memiliki mesin partai yang kuat dan solid, ia pun dinilai sebagai sosok pemimpin yang visioner dan istiqomah. Matang dan berpengalaman serta memahami geo politik di Provinsi Sulteng. Jika Wakil Ketua DPRD Sulteng ini siap dan maju maka dipastikan Pilgub Sulteng kedepan akan semekin menarik, karena menjadi arena pertarungan antar sahabat, murid dan guru.