Sama seperti media sosial lainnya, TikTok juga bisa jadi pembanding kehidupan sosial dan ekonomi. Banyak orang membuat konten untuk memperlihatkan kehidupannya yang mewah serta ekonomi yang lebih dari cukup. Hal ini dapat membuat pengguna lain insecure dan bisa berujung munculnya stres.
Baca juga :
Sekum KONI : Athlete First Winning Second Perhatian Pada Atlet Harus Lebih
Selain itu, TikTok juga diketahui dapat menjadi media bullying dan sarkasme. Konten-konten yang saling berbalas kata sarkasme sering terjadi pada TikTok. Sehingga tak jarang orang saling menjatuhkan satu dengan yang lainnya sampai konten tersebut viral.
Namun di sisi lain, TikTok juga punya segudang manfaat, salah satunya sebagai media edukasi. Tak sedikit orang belajar hal baru dari TikTok karena mereka suka disuguhi informasi dalam bentuk visual atau video.
Selain itu, membuat konten di TikTok juga Membuat tubuh banyak bergerak. TikTok terkenal dengan video gerakan berjoget dengan iringan lagu yang asik dan modern yang menjadikan setiap orang bisa rajin bergerak di tengah pandemi ini.
Tak hanya soal berjoget, kehadiran TikTok juga memacu kreativitas. Para pembuat konten akan berusaha menghasilkan video semenarik mungkin meskipun membutuhkan effort yang tinggi.
Serupa dengan media sosial lainnya, TikTok juga bisa menambah teman dan penghasilan loh. Bila konten yang dihasilkan berhasil mendapatkan atensi yang banyak, maka dapat dikonversi menjadi cuan.
Bagaimana menurut kamu? Yuk jadi lebih bijak menggunakan media sosial.

