Penunjukan Touna sebagai tuan rumah pelaksana multy event olahragan ini sangat beralasan, sebab tak bisa dipungkiri kata Nizar, olahraga Pantai ini bukan hanya konsern pada pembinaan prestasi. Akan tetapi olahraga ini memiliki banyak korelasi dengan sektor lain seperti sport torism.
” Ini momentum khusnya bagi Touna serta Sulteng pada umumnya untuk menjadikan sport torism sebagai ikon. Karena saat multi iven olahraga ini dilaksanakan diyakini akan terjadi multiplayer efek bagi perekenomian,” ujarnya.
Nizar menilai Kabupaten Tojo Una-una memiliki potensi alam yang luar biasa. Ragam kekayaan alam dan ekonomi kreatif yang dimiliki sudah layak untuk diapresiasi oleh seluruh masyarakat Indonesia dan dunia. Kegiatan ini akan ikuti oleh 38 Provinsi dengan 14 cabang olahraga yang di pertandingkan.
” Penetapan Kabupaten Touna sebagai tuan rumah PON Pantai ini selain akan dikuatkan dengan SK KONI Provinsi juga SK Gubernur Sulteng,” tegasnya.
Olehnya kata Nizar demi suksesnya penyelanggaraan PON Pantai ini, ia berharap dukungan, sinergitas semua elemen, stakeholder, serta sponsorship.
Merespons pernyataan Ketum KONI Sulteng, Bupati Tojo Unauna Muhammad Lahay, SE.MM mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih karena daerahnya telah ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan PON Pantai 2024.
” Alhamdulillah ini sebuah kehormatan dan kebanggan bagi kami menjadi tuan rumah perhelatan olahraga berskala nasional. Kami akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik terhadap duta-duta olahraga PON Pantai,” pungkas Bupati dengan ciri khas jenggot merah ini.

