Baca Juga :
M.Nizar Rahmatu Ketua Umum Koni Sulteng Ajak Semua Pemangku Kepentingan Berkhidmat Untuk Olahraga Sulteng
” KONI dan Pokja Sulteng tidak akan menutup mata, tetapi akan akan tetap memberikan apresiasi kepada atlet-atlet berprestasi apalagi peraih medali emas” tandasnya.
Sementara Ketua Pokja Sulteng Emas, Ronny Tanusaputra menegaskan, untuk urusan pembianaan atlet adalah tanggungjawab KONI, namun untuk mengumpulkan pundi-pundi emas guna merealisasikan program Sulteng Emas, menjadi tanggungjawab Pokja Sulteng.
Makanya, kata Ronny, salah satu strategi Tim Pokja dalam mendukung program Gubernur selain akan memberikan bonus Rp 1 Miliar bagi peraih medali emas di PON Aceh-Sumut, pihaknya juga akan menaturalisasi atlet-atlet Nasional.
Mendatangkan atlet-atlet nasional di skuad Sulteng, merupakan strategi agar atlet-atlet Sulteng bisa lebih giat dan kontinyu dalam berlatih, sehingga dalam event Nasional bisa menyumbangkan medali emas.
Baca Juga :
Pengurus KONI Kabupaten Sigi Periode 2021-2025 Resmi Dilantik
“Kami telah menaturalisasi dua atlet renang Nasional, Azzahra Permatahani dan Sofia Kemala Fatiha, Pojka Sulteng tengah melakukan komunikasi dan negosiasi dengan beberapa atlet Nasional lainnya seperti atlet biliar Ismail Kadir peraih dua medali emas di PON XX Papua, kemudian atlet Tenes Lapangan Christopher Rungkat dan atlet Dayung. Sementara atler Panjat Tebing asal Sulteng Aspar Djaelolo yang saat ini memperkuat kontingen DKI Jakarta, akan kembali ke tanah luluhurnya guna memperkuat Tim Sulteng bersama sang istri dan beberapa atlet panjat tebing lainnya.

