Porprov Banggai Awal Pintu Masuk Program Sulteng Emas 2024

Ketua Umum KONI Sulteng Muh Nizar Rahmatu mengatakan Porprov di kabupaten Banggai merupakan awal pintu masuk program Sulteng Emas 2024. Nizar berharap Porprov di kabupaten Banggai dipersiapkan dengan matang.

Tujuan baturalisasi atlet untuk menambah daya gempur perolehan medali di ajang PON serta pemerataan prestasi olahraga di daerah.
Serta yang tidak menjadi kalah penting, Pengprov-pengprov bisa memanggil atlet dari Sulteng yang telah habis masa kontraknya di daerah lain.

Beberapa atlet sempat terdeteksi yaitu atlet panjat tebing. “Ada atlet kita yang habis masa kontraknya tapi tidak tahu mau kemana atau ingin kembali, saya minta dipanggil bela daerah sendiri.

Baca Juga :
Pengurus KONI Kabupaten Sigi Periode 2021-2025 Resmi Dilantik

Bacaan Lainnya
BACA JUGA :  PON 2024 Gawean KONI to KONI, Ironis KONI Sulteng Tidak Dilibatkan

Kita sudah membentuk Pokja Sulteng Emas dan Insya Allah akan diberikan gaji yang layak bagi mereka,” kata Nizar.

27 cabang olahraga akan dipertandingkan termasuk disiplin pertandingan serta nomor pertandingan dan perlombaan.

Contohnya cabang olahraga renang terdapat dua disiplin pertandingan yaitu renang kolam dan renang perairan terbuka atau open water swimming (OWS).

Dalam Pertemuan tersebut menyepakati Pengprov Cabor akan mengirimkan nomor pertandingan lengkap beserta atlet serta pelatih dan official yang akan dibahas pada CdM dan DRM berikutnya.

Pada kesempatan tersebut, Porprov 2022 Sulteng ini akan menggunakan aplikasi pendaftaran entry by name serta by number untuk registrasi dan keabsahan atlet.

Hal ini dijelaskan Sekretaris Umum KONI Sulteng Husin Alwi pendataan ini berguna bagi KONI Sulteng untuk menjadikan data porprov sebagai database KONI Sulteng yang selama ini belum dimiliki.

BACA JUGA :  Atlet Dan Pelatih Kontingen Tolitoli Pada Porprov IX Banggai Belum Terima Bonus, Begini Kronoligisnya

Baca Juga :
POSSI Sulteng Bakal Gelar Musprovlub Januari 2022

Berikutnya, setiap KONI di daerah diminta melakukan perubahan anggaran kepada pemerintah masing-masing terkait perubahan lokasi Porprov yang semula di Buol dan dipindah ke kabupaten Banggai.