9 Atlet Renang Scuad Sulteng Siap Berlaga di PON Aceh- Sumut 2024

Renang
Foto://pertemuan dengan atlit, perwakilan pelatih serta orang tua altit yang di fasilitasi oleh Gubernur Sulteng, Ketua Umum Koni Sulteng Serta Satgas PON Aceh-Sumut

 

” Alhamdulillah atlet renang ini akan menjalani training camp ( TC) selama satu bulan di Australia. Koordinasi ini juga akan dilakukan melalui Pengprov Akuatik, KONI dan Satgas Puslatda PON Aceh-Sumut, ” kata Muhamad Warsita yang dihubungi via ponsel Sabtu 22 Juni 2024.

 

Bacaan Lainnya

Warsita mengungkapkan  baik atas nama Pengprov Akuatik maupun secara pribadi mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih  kepada bapak Gubernur, Ketum KONI Sulteng maupun Ketua Satgas Puslatda yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut.

BACA JUGA :  H.Suaib M.Ali,ST Resmi Nakhodai PTMSI Sulteng

Salah satu point dari kesepakatan tersebut bahwa apa yang menjadi kewajiban Pokja Sulteng Emas telah ditunaikan dimana hak-hak atlit telah diselesikan, maka  sebaliknya kewajiban atlit  untuk meraih prestasi bagi kontingen Sulteng di PON Aceh-Sumut harus pula diwujudkan.

 

Untuk Pokja Sulteng Emas sendiri tambah Warsita, dalam waktu dekat ini Gubernur dan KONI Sulteng sebagai inisiator awal pembentukan Pokja beberapa tahun lalu, akan melakukan evaluasi, apakah akan tetap dipertahankan atau membentuk yang baru.

” Kita tinggal menunggu arahan dari Bapak Gubernur setelah berkoordinasi dengan Ketum KONI Sulteng selaku inisator awal terbentuknya Pokja Sulteng Emas 2024,” tegasnya.

 

Ditegaskan Warsita bahwa Pokja Sulteng Emas ini lahir berkat ide brilian Tokoh Inisiator Olahraga Indonesia M. Nizar Rahmatu pasca PON XX Papua tahun 2021, yang kemudian disahuti oleh  Gubernur Rusdy Mastura.

BACA JUGA :  Nizar Rahmatu Serahkan Rumah Kepada Rio Rizky Peraih Medali Emas Sea Games

 

Ide dan gagasan ini menurut Ketum KONI ketika itu,  sebagai upaya untuk menaikan peringkat. Alhamdulllah Gubernur sangat mendukung. Semula Pokja Sulteng Emas ini diketuai oleh Ronny Tanusaputra. Kemudian saat ini digantikan oleh Ishak Basir.