Badan Jalan Seperti Kubangan Air Diduga BPJN Abaikan, Kemana Puluhan Miliar Anggaran


Kepala BPJN, Muhammad Syukur yang dikonfirmasi via pesan aplikasi WatsApp pada Senin (9/5/2022), belum memberikan tanggapan soal kondisi badan jalan tersebut.

Dilansir dari berbagai sumber bahwa pihak BPJN melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) mengatakan telah membina ruas jalan mulai dari Tinombo – Toboli dengan tujuan utama dilaksanakan preservasi kawasan jalan ini guna memenuhi standar jalan yang berkelanjutan, sehingga upaya mereka selalu mempertahankan jalan nasional ini dalam kondisi mantap.

Dikemukakan, dalam membina ruas jalan meliputi ruas Ampibabo – Toboli Parigi Moutong sepanjang 147 km. Pada 2021, di samping penanganan rehabilitasi dan pemeliharaan rutin jalan, juga ada penanganan rutin dan rehabilitasi jembatan, serta drainase, yaitu penanganan bronjong di jembatan Silanga III, pembuatan box culvert di Bainaa dan Sipayo, pembuatan plat duicker di Tomoli, pembuatan blok – blok beton penahan  abrasi  pantai di jembatan Oguu Sidoan, serta tembok penahan abrasi di Malanggo Pesisir.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA :  Pasangan Bersinar Nizar-Ardi Didukung Mantan Komisioner KPU Parigi Moutong

Selain itu, dilaksanakan pula penanganan rehabilitasi jalan efektif di Kasimbar yaitu overlay Campuran Aspal Panas (CAP) sepanjang 2,6 km dan dilakukan perbaikan bahu jalan dengan lapis fondasi agregat kelas S serta pemasangan marka jalan.

Dari sejumlah program tersebut, titik kerusakan badan jalan km 108 – 109 tidak mendapat sentuhan perbaikan, padahal dalam penangannya, disebutkan ada pembuatan plat duicker di Desa Tomoli, lokasi di mana titik kerusakan badam jalan.

Sementara, Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN II, Rhismono yang dikonfirmasi mengaku bahwa lokasi tersebut masuk dalam penanganan paket kontrak.