Tetapi di hadapan Menteri Perdagangan, Gubernur Longki mengatakan tidak berbangga dengan tingginya nilai ekspor itu, sebab yang kembali ke Sulteng tidak sesuai harapan.
“Dana bagi hasil tidak sesuai kenyataan. Sudah begitu, kita harus mengemis ke pemerintah pusat. Begitu diberikan, malah dicicil. Ini yang harus dibenahi,” kata Longki Djanggola.
Pertumbuhan ekonomi Sulteng di masa kepemimpinan Longki Djanggola sebagai Gubernur, cukup menjadi salah satu modal besar baginya untuk melanjutkan perkhidmatannya mengabdi untuk rakyat Sulteng di DPR RI. BOB

