Komentar senada disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Dia menambahkan dirinya ingin pers ikut berperan aktif bahkan mengawal demi suksesnya PON 2024.
Dia optimis dengan pengawalan dari pers terkait pembangunan venue PON bisa selesai sebelum ajang itu terselenggara.
“Pers, saya harapankan terus berperan akti dalam menyukseskan PON. Termasuk melihat dan mengabarkan venue yang akan bangun dan dirapikan untuk penyelenggaraan PON XXI agar berjalan dan selesai pada waktunya,” terang Gubernur Edy.
Tanggung Jawab Bersama
Selain itu Menpora Amali menegaskan jika sukses PON XXI/2024 Sumut Aceh merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
Karea itu Menpora Amali menyambut gembira atas kepedulian pers yang berinisiatif menggelar seminar olahraga dengan tema: “Strategi Sumut dan Aceh meningkatkan prestasi olahraga dan kebangkitan ekonomi daerah”.
“Tema dari seminar kali ini sangat tepat bersamaan dengan HPN 2023 yang mana tuan rumahnya adalah Sumatera Utara sekaligus juga tuan rumah bersama PON XXI/ 2024 Sumut-Aceh,” ucap Menpora Amali.
Menpora Amali menegaskan ajang pesta olahraga nasional itu tetap berlangsung sesuai waktu dimana pembukaan akan dilangsungkan pada 8 September 2024.
“Ini menjadi pengalaman pertama jika PON di dua daerah/provinsi. Ini akan menjadikan sejarah pertama dan saya harap terus berkoordinasi secara baik agar PON dapat terlaksana dengan baik dan menghadirkan prestasi,” ucap Menpora Amali.
Pelaksanaan PON 2024 harus meraih empat sukses, yakni: sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, sukses prestasi, dan sukses perekonomian.

