“Sebenarnya kami juga sudah menerima kekalahan pada pertandingan itu dan kami kalah karena dewi fortuna tak barada pada kami . Tapi kekalahan kami ini harus dong diberikan kejelasan. Jangan kami kalah konyol bahwa kita dikibulin,” lanjut Fahry.
Fahry berharap turnamen Sepakbola antar pegawai pemerintahan di lingkup provinsi Sulawesi Tengah tidak disusupi oleh ambisiusme oleh orang-orang tak bertanggung jawab. “Jangan liga ASN ini dicatatai oleh orang-orang yang punya ambisius, dan ini sangat bahaya,” katanya.
Baca juga : Silaturrahmi Pengurus Koni Sulteng Bersama Ketua Umum PB Alkhairaat Palu
“Kita akan lakukan klarifikasi dengan panitia dan kami dan tim Banggai dipertemukan dengan membawa data. Kita coba protes agar Sepakbola kita mulai dari ASN, sesuai keinginan baik pak gubernur untuk bersilaturahmi dengan sesama ASN lewat Sepakbola, tapi, ada juga ternyata orang-orang bermain di level ini.
Kalau toh protes kami dikalahkan nanti, kami tidak masalah .Bahwa mungkin untuk menutupi jangan sampai marwah nama baik panitia ternoda, kami tak masalah , kami terima kekalahan itu .Tapi, saya harap untuk liga ASN tahun depan jangan sampai ada lagi kejadian seperti ini,” ujar Fahry.
Diketahui, laga antara ASN Donggala versus ASN Banggai dimenangkan ASN Banggai dengan skor 8-7 lewat adu sepakan pinalti. CLG

