Ketua Umum dan PB Alkhairaat Dimisioner tidak Sah Gelar Kegiatan

Tokoh Mudah Alkhairaat, Habib Muhammad Sadiq Al Habsyi

Ia menegaskan, saat ini Habib Ali bukan lagi Ketua Umum PB Alkhairaat berdasarkan SK yang dikeluarkan oleh Ketua Utama sebelumnya. Oleh sebab itu, semua kegiatan yang dilaksanakan secara aturan organisasi tidak sah.

“Kegiatan yang beliau laksanakan ketika membawahi nama PB Alkhairaat sudah tidak sah lagi,” tegas Sadig.

Kegiatan yang dimaksud termasuk pelantikan beberapa Komisariat Wilayah (Komwil) dan beberapa Komisariat Daerah (Komda) yang ada.

Bacaan Lainnya

Surat undangan pelantikan tersebut telah beredar dengan jadwal pelaksanaan, Selasa 12 Juli 2022 di Bukit Ashabul Khairat Jalan Pue Njidi Kelurahan Kabonena Kota Palu.

BACA JUGA :  Besok Pelepasan Atlit Dayung Road To Papua

“Yang jelas pelantikan yang akan dilaksanakan tidak sah. Pengurus PB yang akan melantik sudah demisioner, sebab belum ada perpanjangan dari Ketua Utama,” tandasnya.

Habib Sadig khawatir, pelantikan Komwil – Komwil dan beberapa Komda hingga modus. Ia menduga ada upaya atau agenda terselubung yang terstruktur, sistematik, dan masif jelang Muktamar ke – XI Alkhairaat.

Mestinya, Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali dan Sekjen Ridwan Yalidjama menyurat ke Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi untuk memohon perpanjangan SK kepengurusan. Pasalnya semua kepengurusan PB Alkhairaat dinyatakan telah berakhir masa khidmatnya 30 Juni 2022.

Jangan sampai dalam pelaksanaan Muktamar nanti keputusan tertinggi yang ada di tangan Ketua Utama Alkhairaat dihilangkan.

BACA JUGA :  Cawabup H. Sahid Dilaporkan ke Bawaslu, Diduga Lakukan Pembohongan Publik,

“Gelagat ini ada. Dimainkan oleh oknum – oknum tertentu agar hak prerogatif Ketua Utama di tubuh Alkhairaat akan dihilangkan,” jelas Sadig.