” Festival pekan budaya itu ada tiga gawean seperti yang saya sebutkan di atas dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 705 juta,” kata Mursalat yang membenarkan kalau pihak sudah dua kali di undang penyidik Kejaksaan.
Mursalat mengatakan penggunaan anggaran festival budaya dari APBD dan APBN peruntukannya sama yakni pertama untuk kegiatan proferti adat atau dekorasi sebesar Rp 118 juta, makan minum Rp 60.500, kemudian pengisian acara dan tari massal sebesar Rp 126 juta, serta pengadaan baju adat sebesar 294 juta, bahkan pihaknya mengakui kalau anggaran yang dari APBN masuk di rekening pribadinya selaku Iven organiser (IO).
” memang benar anggaran APBN masuk di rekening pribadi, karena pihaknya selaku IO,” ungkapnya

