Salah satu tentang sosok Nizar Rahmatu, ia sangat disiplin dan komitmen dengan apa yang sudah dikatakan. Termasuk jika sudah menjadwalkan sesuatu pasti tepat waktu. Salah satu cermin kepribadian, Nizar berpendapat jika ingin mensejahterakan masyarakat, maka sejahtetakan dulu orang disekitar. Omong kosong kita ingin mensejahterakan masyarakat, tapi tidak peduli dengan orang-orang disekitat kita.
Sang Pionir Olahraga Sosok Egaliter Dan Berhati Lembut
Menyusun gagasan lewat tindakan, ternyata itu tidak semulus apa yang dipikirikan. Tapi pada dasarnya ia terus bergerak. Ia mulai mengatur ritme dengan mengumpulkan sumber daya manusia yang mumpuni dibidangnya, lalu merangkul kembali mereka yang tidak dilibatkan dalam urusan olahraga kemudian mengelolah manejemen kelembagaan KONI Sulteng dengan sistem manejemen modern dan terbuka. Kini olahraga di Sulteng mulai bergerak laju, meninggalkan mereka yang hanya memanfaatkan olahraga sebagai penghidupan bukan sebagai tanggungjawab.
Baca Juga : Bukber Bersama Santri Nahdiyin Pedepokan Pagar Nusa, Nizar Rahmatu Ajarkan Arti Kesederhanaan
Dikalangan keluaga Nizar adalah sosok egaliter, memperlakukan satu sama lain dengan setara. Hatinya begitu lembut namun tegas. Tampak dari sikapnya yang perhatian dan penyayang. Tak heran banyak keluarga menyebut beliau sebagai sosok familiar, tak pernah menjaga jarak dengan siapapun, baik usia, kedudukan, maupun kemampuan.

